Tampilkan postingan dengan label #TanyaJanuari. Tampilkan semua postingan

Mungkin Saja Ini Sebuah....

No Comments »

KUTUKAN !!!
Bisa saja. Sebuah kesialan dan musibah yang selalu terjadi dalam lingkup yang sama, dengan orang-orang yang berbeda.


Ya..Ya..Ya..Tanya memang primitif. Tentunya tidak semua orang berpikir sama denganku. Jika mereka berpikir ini bukan kutukan, pastilah mereka tidak akan terjamah oleh kutukan.

Sebaliknya, karena aku si primitif yang dibesarkan di kampung yang kental dengan mitos, kutukan itu ada untukku.Tercipta dari pikiranku sendiri, hasil dari kegagalan untuk mengontrol.  Mencoba untuk tidak mempercayai namun semesta selalu mengalirkan banyak alasan untuk membantahku. Ia terlanjur merasukiku. Beruntung, semesta-ku dan semesta mereka berbeda.

Percaya tidak percaya, Pikiran itu memang punya kekuatan khusus. Ia bisa menciptakan apa yang tergambar didalamnya dalam bentuk nyata. 
Semua berawal dari pikiran. Yang sebelumnya tidak ada, bisa menjadi ada.
Contohnya, Kutukan. Kutukan dari Tanya dan untuk Tanya.


Sedang belajar,
-Tanya Januari-

Next Episode

No Comments »

Selamat malam,
Siapkah kamu memulai sebuah cerita baru ?

Tapi sayang,
Sepertinya cerita ini memiliki alur cerita yang sama seperti sebelumnya.
Menyakitkan.

Lalu, Kuatkah hatimu untuk kembali hancur?
Tegarkah dadamu untuk kembali menahan sesak?
Kuatkah jiwamu untuk kembali terpental ?
Tegarkah kedua matamu untuk kembali basah ?

Hanya kamu dan Tuhan yang tahu....



Aku seperti namaku, yang selalu banyak bertanya
-Tanya Januari-

Cinta Sederhana

No Comments »


Aku.
Menginginkan pasangan yang sederhana, dengan cintanya yang sederhana.
Karena aku juga hanya memiliki cinta yang sederhana.
Untuk menjalani hidup yang sederhana.

Aku tidak ingin seperti mereka. Mereka yang rumit.
Karena aku tidak serumit mereka.
Apakah mereka tidak lelah menumbuhkan cinta sebegitu rumitnya?
Atau hanya aku yang sederhana ini, tidak mampu membayangkan kerumitan yang mereka anggap biasa?

Aku ingin mencintaimu dengan cara yang sederhana.
Tidak ingin mencintaimu dengan cara yang rumit seperti mereka.
Hihihi

Sederhana...sederhana...sederhana...

Perkenalkan, Namaku Tanya Januari

No Comments »


Hai namaku Tanya Januari. Aku pendiam dan pemalu, sehingga aku tidak banyak tanya. Tapi aku sangat suka bercerita melalui kata. Ya, karna aku pemalu aku tidak memiliki keberanian untuk berbicara didepan banyak orang.
Ini pertama kali aku menulis. Hari ini hari minggu. Dan ini bulan Januari 2013. Sebentar lagi aku ulang tahun.
Pasti kalian paham kan, mengapa nama belakangku ada kata "Januari"nya.
Aku terlahir prematur tanggal 9 Januari, di bulan ke tujuh emak terpaksa mengeluarkan aku dari rahimnya. Sendiri. Di kasurnya.

Entah apa sebabnya aku lahir lebih cepat. Emak tidak pernah sekalipun ke dokter kandungan karena dia pikir itu hanya membuang-buang uang. Dia hanya ingin ditangani oleh dukun beranak ketika ingin beranak. Namun takdir berkata lain. Mendadak Emak merasakan rasa sakit yang hebat pada perutnya. Dan akhirnya, aku keluar.

Selama 6 hari, emak belum membeiku nama. Mungkin dia bingung ingin memberiku nama seperti apa. Dia ingin bertanya pada suaminya yang sekaligus bapakku, tapi bapak sudah pergi jauh meninggalkan emak saat aku 3 bulan menyelinap di perut emak.
Mau bertanya pada kakek nenek, percuma. Mereka sudah beristirahat tenang di alam sana.
Mau bertanya saudara, emak ragu. Karena saudaranya pun tidak pernah peduli dengan emak.

Emak pun menyerah. "Aku harus tanya pada siapa, ndok supaya kamu punya nama?", Tanya emak padaku saat dia menyusuiku didepan serambi sederhananya.

"Anaknya lahir bulan Januari toh? kasih aja namanya yang nyenggol dikit sama bulan kelahirannya. Kayak Okta kalo lahir bulan Oktober, Agustina kalo lahir bulan Agustus, Febri kalo lahir bulan Februari", Celetuk seorang tetangga yang kebetulan lewat depan rumah.

"Terus yang nyenggol sama Januari opo toh sing apik jeneng-e ?",Tanya emak lagi.

"Ah..mbuh kulo mak, Tanya si Januari wae lah. Bingung mak.", Jawab si tetangga sambil berlalu.

Sejak saat itu, namaku ditentukan emak jadi Tanya Januari. Awalnya emak mau copas kata-kata tetangganya itu, "Tanya si Januari wae lah". Tapi emak takut kalau aku besar nanti, namaku diejek oleh teman-teman karena namaku ambigu. Untung emakku cerdas. ^,^

Kata emak, dia kasih aku nama seperti itu, supaya aku bisa menjadi pedoman dan penasehat yang baik untuk semua orang. Memberi saran bagi mereka yang sedang kebingungan seperti emak bingung mau kasih aku nama. Membantu menunjukkan jalan bagi mereka yang tersesat. Dan berusaha memberi jawaban terbaik pada mereka yang sedang bertanya-tanya. Walaupun aku tidak pernah sekalipun bisa menjawab setiap pertanyaanku sendiri yang kerap muncul dibenakku...

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers

Blogroll

Protected by Copyscape Web Copyright Protection Software

Popular Posts

Search This Blog