Sayang, lihatlah batu karang itu! Pernahkah kamu menghitung berapa kali dalam sehari ia diterjang ombak? Dan apa yang akan terjadi beberapa tahun kemudian pada batu karang itu ?
Pikirkan, jika batu karang itu aku, dan ombak itu adalah keegoisanmu yang perlahan terakumulasi dengan keacuhan dan ketidakjujuranmu yang dikalikan oleh pengkhianatanmu, ditambah dengan sikap dinginmu, dibagi oleh rasa bersalah, dikurangi permintaan maaf dan dikalikan kembali oleh pengulangan kesalahan yang sama. Kuadratkan hasilnya…
Sayangku, batu karang tidak selamanya tegar.
Begitupun aku…
