Untuk Bidadari Penjahat Kelamin




Sumber : internet

Hai. Aku tahu namamu Fanya kan. Teman-teman seprofesimu kudengar juga memanggilmu seperti itu. Fanya, akhir-akhir ini aku memperhatikanmu. Aktivitasmu di malam hari menggelitik nuraniku untuk mencari tahu tentang kamu lebih banyak. Berawal dari mengerjakan tugas kuliah dirumah salah satu teman sekelasku, hingga aku pulang larut malam dan melewati daerah balikpapan permai.

Pertama kalinya aku mengamati dunia luar yang kejam. Sebelumnya aku menyesal kenapa mobilku melewati jalan yang salah. Aku sempat ragu, karena aku takut sekali dengan duniamu. Ibuku bilang duniamu itu jahat dan nista. Beliau bilang padaku jangan sampai aku terkontaminasi dengan  duniamu yang menjijikan itu.

Tapi kamu sangat modis, seksi dan cantik dengan baju super mini walaupun kamu kenakan pada waktu yang tidak pas. Sepertinya kamu tidak menjijikan, hanya saja apa kamu tidak kedinginan? Angin malam bukankah tidak baik bagi kesehatan. Apalagi dengan pakaian seperti itu.
Aku juga melihat sedikit luka bekas cakar di lengan kirimu. Apa itu kelakuan pelangganmu ? Hmm…
Masih mau mengejar (uang) dia? Fanya, jika aku laki-laki mungkin aku bisa membantumu mencari uang dengan cara menyewamu juga. Tentu saja tanpa cakaran.

Oia Fan, rasanya kita ini memiliki beberapa kesamaan dalam kasus yang berbeda. Hehehe. Kita sama-sama rusak. Bedanya, letak kerusakanmu ada di kelamin dan psikis. Kerusakanku ada pada hati dan kepercayaan :D
Kita juga sama-sama menyukai merek rokok yang sama. Bedanya kamu freak dan aku exfreak.
Bagaimana adikmu Fan, sudah agak baikan? Jam kerjamu sepertinya lebih lama dari biasanya. Rumah sakit bedebah itu belum puas memerasmu ? Aku bingung Fan, bagaimana aku bisa membantumu. Kita belum pernah berjabat tangan. Jika aku mulai menjabat tanganmu dan tiba-tiba membantumu, rasanya tidak etis.

Hm aku hanya bisa mengamatimu tanpa berbuat apa-apa saat ini. Maaf ya Fan, tapi aku tetap akan berusaha membantumu secara tidak langsung. Aku punya banyak teman laki-laki bajingan kok Fan. Aku bisa mempromosikanmu pada mereka :D Setelah adikmu keluar dari rumah sakit, kuharap kita bisa bertemu. Aku ingin ngobrol banyak denganmu. Mungkin saja kita cocok dan masih ada banyak persamaan yang kita sembunyikan.


Regards
-Tanya Januari-

This entry was posted on Selasa, 12 Februari 2013 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response.

Leave a Reply

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers

Blogroll

Protected by Copyscape Web Copyright Protection Software

Popular Posts

Search This Blog