Untuk Jodoh

Kpd. Yth.
Jodoh
-Di manapun kamu berada-



Selamat sore, mahluk yang belum kuketahui namamu dan sejauh ini aku hanya bisa menyebutmu Jodoh, Sedang apa kamu sekarang?
Belum lelah bermain petak umpet denganku kan? Jangan khawatir. Aku tidak akan bersembunyi ketempat yang sulit kamu temukan. Tetapi seandainya situasi dan keadaan bekerja sama untuk menggiringku bersembunyi ketempat yang teramat sulit untuk kamu jamah, aku yakin kamu pasti bisa menemukanku dengan bantuan tangan Tuhan, pada akhirnya.

Sambil mencariku, aku ingin kamu membantu beberapa wanita. Bantulah mereka, ajari mereka untuk memahami arti hidup. Ajari mereka dengan tulus yah. Tapi ingat, jangan terlalu jauh karena tidak semua materi pembelajaran selalu membutuhkan pembimbing. Ada kalanya mereka harus mempelajari sendiri, seperti ujian akhir semester :)
 
Disini aku juga sedang belajar arti hidup dari banyak pembimbing, yaitu “Jodohnya orang lain”. Aku telah diajari oleh mereka dengan baik. pembimbingku ini berbeda-beda. Ada yang baik, ada yang killer, ada yang tegas, ada juga yang pelit ilmu. Oia, saat ini aku sedang mengikuti ujian akhir semesterku. Doakan aku lulus yah, supaya aku bisa mempelajari sebuah filosofi hidup yang lebih sulit lagi dari sebelumnya.

Dear Jodoh, ingat juga, Jangan  terlalu mengotori dirimu dengan mereka yah, mereka sedikit memiliki jebakan yang akan menghalangi bahkan merusak jalan kita.
Karena pada dasarnya akulah nanti yang akan menjadi teman setiamu untuk bermain kotor. Oke, mungkin kata-kataku tadi sedikit rancu. Intinya, jaga dirimu baik-baik yah.

Maaf aku sedikit cerewet. Ada satu hal lagi yang aku ingin kamu ketahui. Jika kamu melihat seorang wanita, dan matamu tidak sanggup menatap bola matanya terlalu lama, segera balikkan badanmu. Lihat dan pegang dadamu sebelah kiri, apakah kamu merasakan deguban jantung yang tidak normal? Lalu perhatikan apakah sekujur tubuhmu basah dengan keringat yang keluar tanpa sebab yang jelas. Beberapa saat coba balikkan badan, kembali lihat wanita itu. Jika kamu merasakan waktu berhenti, kerongkongan membatasi kata per kata yang keluar dari mulutmu, dan kedua lututmu lemas ketika berdiri didepan wanita itu, mungkin secara tidak sengaja kamu menemukan aku.


Hugs,
Penunggu Jodoh

This entry was posted on Rabu, 13 Februari 2013 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response.

Leave a Reply

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers

Blogroll

Protected by Copyscape Web Copyright Protection Software

Popular Posts

Search This Blog