Mawar cantik nan picik
Bukan kemauannya menjadi jahat
Bukan kemauannya menjadi bunga egois
Jangan pernah sentuh mawar hitamku
Cukuplah kamu dengan mawar pink mu
Yang penuh pesona dengan semerbak kemunafikan
Jangan pernah sentuh mawar hitamku
Cukuplah kamu dengan mawar merah mu
Sensual yang menghancurkan nurani pencari kesempurnaan
Mawar cantik nan picik
Biarkan aku dengan mawar hitamku yang jahat
Yang tanpa melukai ia disebut jahat
Yang tanpa duri ia disebut jahat
Benar. Ia memang jahat!
Mawar cantik nan picik
Biarkan aku dengan mawar hitamku yang egois
Egois tanpa mengkotak-kotakkan warna tiap bagiannya
Tanpa warna lain selain hitam di setiap sektor
Keegoisan yang tertafsirkan adil secara mutlak, seharusnya
Mawar cantik nan picik
Ia Kelam, sekelam peluhnya yang tak berkesudahan
Ia Hitam, sehitam masa lalunya tanpa penerangan
Ia Legam, selegam kenangan yang melekat disekujur tubuhnya
Ia picik, atas anggapan si picik asli yang bersembunyi
Regards,
PohonSingkong
