Black Rose



Mawar cantik nan picik
Bukan kemauannya menjadi jahat
Bukan kemauannya menjadi bunga egois

Jangan pernah sentuh mawar hitamku
Cukuplah kamu dengan mawar pink mu
Yang penuh pesona dengan semerbak kemunafikan

Jangan pernah sentuh mawar hitamku
Cukuplah kamu dengan mawar merah mu
Sensual yang menghancurkan nurani pencari kesempurnaan

Mawar cantik nan picik  
Biarkan aku dengan mawar hitamku yang jahat
Yang tanpa melukai ia disebut jahat
Yang tanpa duri ia disebut jahat
Benar. Ia memang jahat!

Mawar cantik nan picik
Biarkan aku dengan mawar hitamku yang egois
Egois tanpa mengkotak-kotakkan warna tiap bagiannya
Tanpa warna lain selain hitam di setiap sektor
Keegoisan yang tertafsirkan adil secara mutlak, seharusnya

Mawar cantik nan picik
Ia Kelam, sekelam peluhnya yang tak berkesudahan
Ia Hitam, sehitam masa lalunya tanpa penerangan
Ia Legam, selegam kenangan yang melekat disekujur tubuhnya
Ia picik, atas anggapan si picik asli yang bersembunyi


Regards,
PohonSingkong

 

This entry was posted on Jumat, 01 Maret 2013 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response.

Leave a Reply

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers

Blogroll

Protected by Copyscape Web Copyright Protection Software

Popular Posts

Search This Blog