Hari ini, Engkau
menyudahi semuanya
Kau tahu jika aku sempat
lelah dan penat
Kau tahu aku sedikit
jengah bergelut dengan omong kosong
Namun apa boleh buat
Omong kosong adalah tempat
tinggalku sejak lama
Engkau mengajakku
menaiki biang lala untuk refreshing
Satu-satunya tempat
dimana aku bisa melihat semua omong kosong dari atas
Termasuk melihatnya
diantara kumpulan omong kosong
Dia yang paling
bersinar balas melihatku dari bawah sana
Menyunggingkan senyum
kemudian melambaikan tangan
Dengan spontan aku
ikut melambaikan tangan kearahnya
Kami terus
melambai-lambai dan dia mengitari biang lala
Tidak lama kemudian biang lala
berhenti berputar
Engkau bilang padaku,“Hiburanmu
sudah selesai, kembalilah”
Itulah saatnya berganti giliran karena tidak hanya aku yang butuh hiburan
Aku bergegas turun lalu
mencarinya, yang sedari tadi melambaikan tangan
Namun dia telah lenyap
Mencari omong kosong diantara omong kosong bukan perkara mudah
Atau mungkin itu bagian dari hiburan pelipur lara
Yang takkan dapat dilihat kecuali dari atas biang lala
Bagaimanapun juga, Terima Kasih Tuhan..
