Percikan ombak yang mengenai wajahku, dinginnya angin malam
yang meniup rambutku dan asap rokok yang keluar dari mulutku yang perlahan
menghilang. Aku hanya bisa duduk terdiam disini. Pikiranku kosong,dan jiwaku lega.
Tiba-tiba aku teringat peristiwa yang sudah aku alami.
***
Kelana Atmodjati, seorang laki-laki yang sampai sekarang aku
tidak paham isi hatinya. Yang jelas aku pernah jatuh cinta padanya. Sayangnya,
aku tidak pernah tau apakah dia mencintaiku atau tidak.






