Falconry....Keren Juga Loh !

http://static.uk.groupon-content.net/57/78/1299252417857.jpg

+
----
-
Falconry adalah seni olahraga berburu (hunting) menggunakan burung pemangsa yang sudah terlatih. Falconry di sinyalir sudah ada sejak 4000 tahun yang lalu dan tercatat dari 2000 SM melaui tulisan-tulisan kuno dan 
<Read More....>
artefak. Dan berkembang di Asia, Timur Tengah dan Eropa. Mesir kuno menyembah Dewa Elang yang bernama Horus, dimana pada papyrus tergambar seperti elang yang sedang bertengger diatas perch. Pada abad kedua falconry menyebar ke asia dan pada abad ke-empat memasuki Eropa. Kadang-kadang disebut "olahraga raja" karena hubungannya dengan kelas penguasa dan royalti dari masyarakat awal ini. Pada abad ke 17 falconry sempat redup dikarenakan munculnya mesiu dan senjata yang menggantikan posisi elang dalam olahraga berburu, dan barulah pada awal tahun 1900-an elang lahir kembali di Amerika Serikat dan Eropa dan popularitasnya telah meningkat sejak itu. Dan Falconry bukanlah sesuatu yang mudah, karena melalui proses-proses yang rumit dan membutuhkan kesabaran yang besar dalam hal melatih BOP tersebut. Dimana Falconer harus membangun kepercayaan antara burung dengan falconernya. ------------------------------------------------------ BOP yang masuk kriteria falconry adalah yang bisa berburu, dan belum kehilangan insting berburu nya. Karena tujuan utama Falconry adalah menggunakan burung pemangsa untuk berburu, dimana ini yang sering disalahartikan oleh kebanyakan falconer, yang melatih BOP mereka hanya untuk show free flight semata tanpa ada nya berburu. Lalu bagaimanakah bila kita ingin memulai Falconry tersebut : Yang pertama dan terutama adalah kita harus mempersiapkan matang dari segi pengetahuan dan equipment untuk sang partner, dan kita harus melihat kondisi lingkungan kita, mengamati buruan apa yang sering ada di lingkungan kita, dan barulah kita bisa mengetahui jenis burung yang cocok dengan lingkungan yang nantinya akan kita jadikan spot berburu. ------------------------------------------------------- Dan haruslah kita tanamkan dalam benak kita bila ingin menjadi falconer, bahwa kita hanya "meminjam" sementara burung pemangsa tersebut yang nantinya haruslah kita mengembalikan mereka ke alam bebas. bukan begitu ? karena pastinya suatu saat kita ingin melihat partner yang selama ini menemani kita kembali bebas ke alamnya. Very Happy Very Happy Maju Falconry Indonesia.

 Istilah Dunia Falconry dan Jenis Elang?

Pertanyaan ini kerap muncul dibenak member. Berikut adalah rangkumannya

BOP : Bird of Prey atau biasa disebut burung pemangsa
FTF : fly to fist ( Burung datang ke tangan kita ketika di panggil )

Manning : proses pejinakan sebelum burung siap untuk dilatih.
FOF : Feed On the Fist, memberi makan diatas tangan
Mews : tempat / ruangan tertutup khusus untuk menaruh elang
Glove : sarung tangan khusus utuk menghandle BOP agar terhindar dari kuku tajam nya.
Batting : burung menjauh / terbang / loncat ketika didekati
Anklet : pengikat kaki BOP, terbuat dari kulit
Jess : tali pendek terbuat dari kulit yang terhubung dengan Anklet
Imprint : perawatan burung dari piyik, kalau salah BOP bisa kehilangan jati diri
Pearch : tempat tangkringan BOP
Hood : penutup kepala BOP, untuk menghindari BOP stress dlm perjalanan
Baggies : umpan hidup
Tidbits : potongan daging kecil2 untuk melatih
Creance : tali panjang yg diikatkan ke BOP, untuk mengindari hilang.
Lure : daging kaki kelinci atau sayap burung yang diikat dengan tali, untuk manggil BOP

Weathering : burung diatas perch, tanpa hood dan dijemur untuk menikmati cuaca, sekalian di tempat yg ramai selama 1 atau 2 jam, agar burung tidak takut akan kehadiran manusia.

Brancher : Elang muda berbulu lengkap tetapi belum mampu terbang.
Juvenille : elang muda yang sudah dapat berburu sendiri di alam.
Mature : elang sudah tua, dan biasanya sudah susah untuk dilatih.
Eyass : elang yang telah dibawa dari sarang
Footing : elang menyerang menggunakan kuku kaki nya.
Sticky : elang mencengkram sangat keras pada glove.

swivel: besi bulat yang dapat berputar, digunakan untuk menyatukan jesse menjadi satu
leash: tali kulit setelah swivel..berfungsi untuk mengikatkan burung pada saat d perch
JTTF : Jump To The Fist


Jenis Elang:

1.CSE/Crested Serpent Eagle/bido
2.Brahminy kite/BK/bondol
3.White Beliied Sea Eagle/WBSE/Elang laut perut putih
4.Black Wing Kite/BWK/Alap-alap tikus
5.Changeable Hawk Eagle/CHE/elang brontok (ada 3 jenis LM,PM,DM)
6.Javanicus Hawk Eagle/spizaetus Bartelsi/JHE/elang jawa
7.CRested Goshawk/CG
8.OHB/Oriental Honey Buzzard/sikepmadu asia
9.Black shoulder Kite/BSK
10.peregrine falcon/pere
11.falcon molucennsis/mollucan kestrel/kestrel
12.japanese sparrowhawk
13.Ruffous Bellied Eagle/elang perut karet
14.BE/Blyth Eagle/elang perut karet


FALCONRY EQUIPMENT


FALCONRY EQUIPMENT



Sebelum kita menghandle BOP ada baiknya kita mempersiapkan equipment nya terlebih dahulu dan mematangkan pengetahuan kita mengenai falconry lebih dalam, agar nantinya tidak terjadi kesalahan saat kita menghandle BOP sebagai partner falconry kita.

Dibawah ini adalah equipment standar yang harus dipenuhi oleh seorang falconer.


1. Glove
Sarung tangan khusus yang terbuat dari kulit untuk menghandle BOP, agar tangan falconer aman terlindungi dari cakar BOP.

2. Anklet
Pengikat yang terhubung langsung pada masing2 kaki burung yang terbuat dari bahan kulit lembut agar tidak menyakiti kaki burung tersebut.

3. Jess
Bahan dari kulit yang terhubung dengan anklet, sehingga falconer dapat memegang burung diatas fist , yang terhubung langsung dengan leash.

4. Leash
Tali pengikat yang menghubungkan jess dengan glove saat sedang menghandle burung atau menghubungkan dengan perch saat burung berada di perch.

5. Perch
Tangkringan untuk burung. (pada gambar dibawah, itu adalah "block perch", khusus utk jenis2 tertentu seperti : Kestrel, Crested Goshawk.

6. Hood
Penutup kepala khusus BOP untuk meminimalisasikan si burung stress saat perjalanan.











Posisi real saat partner ada diatas glove, kurang lebih seperti gambar dibawah :


 http://banjarku-banuaku.blogspot.com/

Glossary Of Falconry Terms

original source:

Glossary of falconry terms:

BoP - Birds of Prey (Burung Pemangsa)

Bal-chatri - Jebakan untuk menangkap BoP yang liar. Pada umumnya bentuknya seperti kandang dari kawat. Umpan diletakkan dalam kandang tersebut. Di sekeliling kandang diberi senar pancing / sejenisnya, sehingga ketika BoP berusaha untuk menangkap umpan, dia akan terjerat seperti ikan dalam jaring. Perangkap ini menjamin umpan hidup dan BoP tidak terluka.

Bate / (Batting) - Usaha burung untuk terbang / mengepak-kepakkan sayap ketika sedang dipegang atau diikat. Bisa disebabkan karena takut, bosan, atau terangsang oleh adanya makanan / life food.

Bind - Menagkap hewan buruan (burung/kelinci, dll) dengan cakar dan menahannya dengan kuat.

Brancher - Kondisi elang muda yang sudah tumbuh bulu (ganti bulu dari rambut/bulu kapas ke bulu dewasa) tapi belum bisa terbang. Disebut brancher karena pada fase ini elang muda biasa mencoba terbang dengan melompat dari satu ranting pohon ke ranting yang lain (branch).

Buteo - Genus dari raptor, "broad-winged hawks," juga dikenal dengan nama Redtail hawk.

Bewit - Pengikat kulit yang digunakan untuk mengikat bel atau benda lain ke kaki BoP.

Block Perch - Tempat bertenggernya BoP yang memiliki permukaan lebar. Bisa terbuat ari kayu, pot yang dibalik, dll. Biasanya untuk jenis Falcon.

Bow Perch - Tempat bertenggernya BoP yang memiliki permukaan sempit, seperti batang pohon. Bisa menggunakan batang pohon, kayu, rotan, dll. Biasanya digunakan untuk jenis BoP Hawk.

Brail - Perlengkapan falconry yang terbuat dari kulit dan berbentuk seperti celana dalam (thong). Digunakan untuk menahan sayap burung agar tidak bergerak maupun mengepakkan sayapnya.

Bells - Bell atau kerincingan yang diikatkan ke kaki atau ekor burung agar dapat mengetahui posisi burung..

Braces - Pengikat kulit pada hood yang berguna untuk menutup dan membuka hood.

Broadwing- Jenis raptor dari genus buteo atau Parabuteo.

Boose- Tempat minum raptor.

Bagged quarry - Binatang hidup yang sengaja dilepas untuk dikejar oleh raptor. Biasanya dilakukan ketika ketersediaan di alam sedikit, dan untuk memastikan agar burung mendapat kesempatan untuk terbang (olahraga).

Beam feathers - Bulu panjang yang terdapat pada sayap elang. Juga disebut the "primaries".

Bird hawk- Elang yang makanan utamanya adalah burung lain.

Blood feathers- Bulu baru yang masih belum sepenuhnya tumbuh. Dimana batang bulunya terdapat darah pada bagian ujung.

Bloom- Semacam mantel yang melindungi bulu punggung elang, agar terlindung dari air.

Bob- Gerakan kepala ke atas dan ke bawah. Terutama ketika sedang tertarik oleh sesuatu.

Bownet- Sejenis jebakan untuk menangkap raptor yang terdiri dari batang dan jaring.


Brooding- Posisi induk yang menduduki anaknya, seperti ketika mengerami telur.

Brown hawk- Peregrine yang belum dewasa.

Bumblefoot- Sejenis infeksi pada kaku elang. Memakan waktu dan susah untuk disembuhkan.
Cadge - Kandang portabel yang bisa menampung beberapa burung sekaligus.

Cadger - Orang yang membawa cadge.

Cast - Tindakan memuntahkan nsur-unsur makanan yang tidak dapat dicerna (bulu / tulang); atau - dua ekor raptor yang terbang / diterbangkan bersama-sama; atau - memegang raptor untuk mencegah dia bergerak.

Calling off - Memancing elang (lure) dari tangan asisten. Latihan dimana elang ditaruh di perch dan falconer memanggilnya.

Carry - Ketika burung telah menangkap mangsanya dan membawa kabur mangsa tersebut dari falconernya.

Creance - Tali/senar panjang yang digunakan ketika melatih burung, mencegah burung kabur ketika latihan. Pada umumnya 10 meter cukup untuk latihan biasa. Namun untuk meyakinkan apakah burung sudah siap dilepas creance nya untuk free flight, disarankan 45 meter.

Crop - Tembolok pada burung untuk menyimpan makanan sebelum dicerna.

Cere - Bagian tak berbulu seperti wax diatas paruh.

Check - Elang terbang menuju burung lain tanpa tujuan untuk memangsa atau mengejar; Mengejar satu mangsa ke mangsa yang lain, ragu-ragu karena melihat mangsa yang lain.

Clutching - Membawa hewan buruan di kaki.

Come to - Ungkapan untuk elang yang mulai bisa dijinakkan.

Cope - Memotong paruh atau cakar elang, bisa juga menajamkannya.

Chaps - Pelindung kaki untuk burung, terutama ketika sedang berburu. Tupai dapat melukai kaki burung.

Chamber – Tempat mengembangbiakkan elang dan perawatan terhadap anak elang.

Chamber-Raised – Burung muda yang tetap berada di chamber dengan induknya tanpa interaksi manusia, sampa ketika dia siap untuk dilatih.

Cast Off - Menerbangkan burung dari tangan falconer.

Clutch - Jumlah normal telur yang dihasilkan oleh seekor betina dan dierami olehnya.

Condition - Kondisi elang untuk terbang. Apakah terlalu gemuk, cukup, atau terlalu kurus.

Crabbing - Ketika elang bertarung dengan elang lain. Bisa karena salah menganggap mangsa, atau bersaing untuk mendapatkan mangsa.

Crossing flight - Ketika burung lain terbang di antara jalur elang dengan buruannya 

This entry was posted on Minggu, 05 Agustus 2012. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response.

Leave a Reply

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers

Blogroll

Protected by Copyscape Web Copyright Protection Software

Popular Posts

Search This Blog